Pengertian Biosfer
Robinson, seorang ahli biogeografi, menyebutkan bahwa biosfer
merupakan jaringan kehidupan. Dan V.I. Vernadsky, seorang ahli biologi Rusia
mendefinisikan lebih rinci lagi :
a.
Makhluk
hidup meliputi keseluruhan organisme di permukaan bumi;
b.
Biogenic, yaitu mineral yang berasal dari
bahan organik, seperti batu bara, gas alam, minyak bumi, tanah humus, dan
sampah; serta
c.
Biocosmik, yaitu materi yang terbentuk dari
kegiatan bersama antara makhluk hidup dan proses alam, seperti batuan sedimen
dan lempung mineral.
Pembagian Biosfer
Biosfer dibagi menjadi tiga biosiklus
(biocyles), yaitu samudra, perairan
air tawar, dan daratan. Di dalam setiap biosiklus terdapat biotop, yaituunitwilayah yang menunjukkan keseragaman kondisi
habitat sebagai tempat hidup suatu organisme. Setiap biotop ditandai oleh
kesamaan faktor regional, seperti iklim dan tanah. Bebepara biotop yang
memiliki kesamaan dikelompokkan lagi dalam suatu biokor biotop yang memiliki kesamaan dikelompokkan lagi dalam suatu
biokor (biochores). Misalnya, biotop gurun pasir dan biotop gurun batu
termasuk pada kelompok biokor gurun. Biotop pesisir berlumpur, peseser
berpasir, pesisir kerikil, dan pesisir yang terdiri atas bongkahan baty
dikelompokkan ke dalam subbiokor
pantai endapan. Kemudian, jika dikelompokkan dengan subbiokor pantai tererosi
menjadi biokor pantai. Adapun biokor dasar zona litoral dikelompokkan dengan
dasar zona laut neritis dan dasar laut zona bathial, dan abisal menjadi
superbiokor benthal (bentis). Biokor
dan superbiokor jika digabungkan menjadi biosiklus yang selanjutnya membentuk
biosfer.
Keberadaan biom di permukaan bumi
dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor yang paling utama adalah iklim. Iklim
paling memengaruhi suatu karakter biom. Namun menurut Robinson (1972), terciptanya biom dipermukaan bumi dipengaruhi
faktor lingkungan, faktor bawaan, dan faktor evolusi.
a. Lingkungan merupakan bentukan alam
sekitar yang tercipta oleh kegiatan geologi dan iklim.
b. Faktor bawaan, yaitu anatomi,
disiologi, dan perilaku organisme.
c. Faktor evolusi, yaitu faktor
perubahan bentuk fisiologi, anatomi, atau perilaku organisme sebagai usaha
makhluk hidup untuk memoertahankan jenis atau spesiesnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar